Guru
Katamu sangat
ringan dibaca
Bagaikan
hampasan angin dari lidahku
Terlalu mudah
untuk menyebut namamu
Dengan dua
ketukan ............guru
Guru...
Sekiranya aku bisa membukai tirai masa lalu
Kan
kukejar nasihatmu
Kini mentari hanya berada dalam genggaman
zaman
Tak bisa lagi ku kejar tirai tuk dapatkan
ilmumu
Guruku
Engkau pahlawan
tanpa jasa
Oh... ini benar
adanya
Guru bagaikan rembulan
Yang
bertebaran diantara bintang-bintang
Engkau penyuluh bagi ananda
Namun, semua
rasa itu ingin ananda dapatkan kembali
Berada disisi
ilmu dan pena dengan bebas melengkungkan batangnya
Ananda berharap
kan tuk jadi bintang yang benderang
Yang bisa dipetik
dari sari jasanya dari ranah guruku
Guruku
Tak semumdah ananda lihat tuk
menjadi dirimu
Secucuran
gelombang datang menghadang
Meneguhkan kembali hati yang
mengecil
Guruku
Engkau adalah
orang yang cerdas
Mengajar
manusia dengan seluruh masanya
Tak memandang
dari sudut mana ia datang
Aku bangga
padamu wahai guruku...
Karya
Latipatul
Hasanah Rangkuti
Komentar
Posting Komentar